MINI SOCCER KKG PJOK BONTOTIRO CUP 2

BERITA12PAS.COM,MINI SOCCER KKG PJOK BONTOTIRO
Babak 8 Besar Sajikan Duel Sengit, Juara Bertahan SDN 218 Batang Tantang SDN 260 Erekeke
Bontotiro, 5 November 2025 — Babak 8 besar Turnamen Mini Soccer KKG PJOK SD Bontotiro Cup 2 resmi bergulir hari ini dengan sajian laga seru yang dinanti-nantikan para pecinta sepak bola usia dini.

Pada pertandingan pertama, SDN 218 Batang, yang berstatus sebagai Juara 1 Mini soccer KKG PJOK Bontotiro Cup edisi pertama, akan menghadapi lawan tangguh SDN 260 Erekeke. Laga ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama tampil impresif di babak penyisihan grup. SDN 218 Batang datang dengan motivasi mempertahankan gelar juara, sementara SDN 260 Erekeke berambisi mencatat sejarah baru dengan menyingkirkan sang juara bertahan.

Pelatih SDN 218 Batang Aldi, menyebut timnya sudah siap tempur.
“Anak-anak dalam kondisi prima dan siap memberikan permainan terbaik. Kami tetap respek pada lawan, tapi target kami jelas — melaju ke semifinal,” ujarnya optimistis.
Sementara itu, Afiq pelatih SDN 260 Erekeke menegaskan timnya tak gentar menghadapi sang juara bertahan.
“Kami datang untuk bermain lepas dan menikmati pertandingan. Tidak ada yang tidak mungkin di lapangan,” ucapnya.

Pada pertandingan kedua, SDN 138 Basokeng akan berhadapan dengan SDN 319 Lokajaha. Kedua tim juga sama-sama tampil konsisten sejak babak grup, sehingga laga ini diprediksi berjalan ketat. SDN 138 Basokeng dikenal dengan permainan cepat dan solid di lini tengah, sedangkan SDN 319 Lokajaha mengandalkan kekompakan dan serangan balik berbahaya.

Kedua pertandingan ini menjadi sorotan utama dalam babak 8 besar Bontotiro Cup 2, yang digelar di Lapangan Mini Soccer Bontotiro. Antusiasme penonton semakin meningkat seiring semakin dekatnya perebutan tiket semifinal.

Turnamen KKG PJOK SD Bontotiro Cup 2 sendiri merupakan ajang tahunan yang mempertemukan sekolah-sekolah dasar di wilayah Bontotiro dalam semangat sportivitas, kebersamaan, dan pengembangan bakat sepak bola usia dini.