BERITA12PAS.COM — Persaingan Liga Pelajar Indonesia (LPI) Volume 4 Wilayah V Sulawesi Selatan Zona Bulukumba memasuki fase krusial. Babak delapan besar yang digelar mulai Rabu, 30 September 2026, menjadi panggung bagi delapan tim SMA/SMK/sederajat untuk berebut tiket menuju semifinal.
Delapan kontestan yang bertahan hingga fase knockout tersebut adalah **SMAN 5 Bulukumba, SMKN 3 Bulukumba, SMAN 9 Bulukumba-A, SMAN 3 Bulukumba, SMAN 8 Bulukumba, SMAN 11 Bulukumba, SMAN 9 Sinjai, dan SMKN 8 Bulukumba.
Memasuki fase ini, margin kesalahan semakin tipis. Setiap laga menjadi pertandingan hidup-mati karena hasil akhir akan menentukan siapa yang tetap berada dalam jalur perebutan gelar dan siapa yang harus mengakhiri perjalanan di LPI Volume 4.
Bukan sekadar pertarungan skor, babak delapan besar juga menjadi ujian terhadap game management, konsistensi permainan, mental bertanding, efektivitas finishing, serta kedalaman skuad** masing-masing tim.
Competition Director LPI Zona Bulukumba, Saiful Alief Subarkah*, yang akrab disapa SAS, melalui siaran pers, Selasa (29/9/2026), mengatakan fase delapan besar diproyeksikan menghadirkan intensitas pertandingan yang lebih tinggi.
Menurut dia, memasuki fase knockout, penyelenggara terus melakukan evaluasi dan pembenahan dari sisi teknis untuk menjaga kualitas kompetisi sekaligus memastikan pertandingan berlangsung sesuai prinsip fair play dan sportivitas
“Babak delapan besar tentu akan menghadirkan tensi pertandingan yang lebih tinggi. Karena itu, penyelenggara terus melakukan evaluasi dan pembenahan secara teknis agar kualitas kompetisi tetap terjaga dan seluruh pertandingan berjalan fair serta sportif,” kata SAS.
Ia mengatakan penyelenggara juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pertandingan berlangsung aman dan tertib.
Salah satu aspek yang mendapat perhatian adalah pengamanan pertandingan. Kolaborasi dengan Polres Bulukumba terus dibangun untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian pertandingan berlangsung, termasuk memastikan seluruh perangkat pertandingan dapat menjalankan tugasnya secara optimal.
Selain faktor keamanan, kesiapan tim medis juga menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pertandingan. Kehadiran tenaga medis dinilai tidak dapat dipisahkan dari kompetisi sepak bola, terutama ketika intensitas pertandingan meningkat pada fase knockout.
Begitu pula dengan match official, pengawas pertandingan, dan referee yang memiliki peran penting dalam menjaga pertandingan tetap berada dalam koridor regulasi dan sportivitas.
Dengan delapan tim tersisa, LPI Zona Bulukumba kini memasuki fase yang tidak lagi memberi banyak ruang untuk kesalahan. Strategi, disiplin taktik, daya tahan fisik, dan ketenangan dalam memanfaatkan peluang akan menjadi faktor yang menentukan perjalanan setiap tim.
Rabu, 30 September 2026, menjadi titik dimulainya pertarungan baru.
Delapan tim datang dengan satu target: semifinal. Hanya empat yang akan mendapatkan tiket tersebut.
