BERITA12PAS.COM– Liga Pelajar Indonesia (LPI) 2026 Zona Bulukumba dipastikan mulai bergulir pada 1 September 2026. Kompetisi sepak bola antarpelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat ini akan menjadi ajang pembinaan sekaligus panggung bagi talenta-talenta muda terbaik dari Wilayah V Sulawesi Selatan, yang meliputi Kabupaten Bulukumba, Bantaeng, dan Sinjai.
Panitia penyelenggara membuka kuota sebanyak 48 tim yang berasal dari sekolah-sekolah di tiga kabupaten tersebut. Jumlah tersebut disiapkan untuk mengakomodasi tingginya minat peserta sekaligus menghadirkan kompetisi yang kompetitif, berkualitas, dan berorientasi pada pembinaan atlet usia pelajar.
LPI 2026 Zona Bulukumba merupakan hasil kolaborasi berbagai pemangku kepentingan yang memiliki komitmen terhadap pengembangan olahraga pelajar, khususnya sepak bola. Penyelenggaraan kompetisi ini mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba, Kementerian Agama Kabupaten Bulukumba, PSSI Bulukumba, KONI Bulukumba, serta Bulukumba Sportindo Management yang bertindak sebagai operator kompetisi. Selain itu, para pegiat sepak bola pembinaan dan berbagai pihak sponsorship turut berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan kompetisi.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia muda membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, organisasi olahraga, institusi pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat. Melalui kerja sama ini, LPI diharapkan mampu menjadi kompetisi yang berkelanjutan sekaligus menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet muda di Sulawesi Selatan.
Competition Director LPI Zona Bulukumba, Saiful Alief Subarkah atau yang akrab disapa SAS, melalui siaran pers, Rabu (15/7/2026), mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan agar kompetisi berlangsung profesional, tertib, aman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
“Liga Pelajar Indonesia bukan sekadar mengejar gelar juara. Kompetisi ini menjadi wadah pembinaan karakter, disiplin, mental bertanding, serta pengembangan kualitas teknik para pelajar. Kami ingin menghadirkan atmosfer kompetisi yang profesional sehingga para pemain dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus membuka peluang untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar SAS.
Menurut SAS, kehadiran LPI menjadi momentum penting bagi sekolah-sekolah di Bulukumba, Bantaeng, dan Sinjai untuk menampilkan potensi atlet terbaik yang dimiliki. Kompetisi ini juga diharapkan menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding yang berkesinambungan, sekaligus menarik perhatian pelatih, akademi sepak bola, klub, hingga para pencari bakat.
Selain menjadi ajang kompetisi, LPI juga mengedepankan nilai-nilai pendidikan melalui olahraga. Setiap pertandingan diharapkan menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang menjunjung tinggi disiplin, kerja sama tim, tanggung jawab, rasa hormat kepada lawan, serta semangat fair play.
Dengan dukungan seluruh stakeholder, penyelenggaraan LPI 2026 Zona Bulukumba diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang siap bersaing di tingkat regional maupun nasional. Kompetisi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan sepak bola pelajar yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di Sulawesi Selatan.
Kick off dijadwalkan berlangsung pada 1 September 2026 sebagai penanda dimulainya persaingan antarpelajar terbaik di Wilayah V Sulawesi Selatan. Dengan partisipasi 48 tim, LPI 2026 Zona Bulukumba diharapkan menjadi salah satu kompetisi sepak bola pelajar terbesar di kawasan selatan Sulawesi Selatan serta mampu menginspirasi lahirnya generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap menjadi masa depan sepak bola Indonesia.
